Kondisi terumbu karang dan ekosistem pesisir lainnya sangat berkaitan dengan faktor alami dan aktivitas manusia. Perubahan yang disebabkan secara alami maupun akibat kegiatan manusia perlu dibedakan. Keterkaitan antara kegiatan manusia dan ekosistem terumbu karang merupakan hal yang penting. Hal tersebut karena kondisi terumbu karang tidak hanya dipengaruhi oleh kegiatan manusia tetapi juga oleh mata pencaharian dan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di sekitarnya. Untuk melihat perubahan yang terjadi dalam skala waktu perlu dilakukan monitoring baik dari aspek ekologis maupun sosial-ekonomis, sehingga dapat diketahui kecenderungan apakah terjadi perbaikan atau sebaliknya.
Indikator keberhasilan Program COREMAP dilihat dari aspek ekologis dan sosial-ekonomi.
Beberapa criteria indikator ekologis adalah : (1) kenaikan persen tutupan karang hidup sebesar 2% per tahun;
(2) jumlah ikan kepe-kepe untuk species yang ada bertambah rata-rata 20% selama 10 tahun.
Sedangkan indikator sosial-ekonomi adalah dengan melihat pertambahan income per kapita masyarakat sebesar 2% per tahun.
| Found: 70 record(s) in 7 page(s) |
First |
< |
1 |
2 |
3 |
4 |
5 |
> |
last |
Pencarian
|
| 1 | 2009 - BME Ekologi Di Kab. Lingga | DETAIL | | | 2 | 2009 - BME Ekologi Di Kab. Natuna (Ranai & Kelarik) | DETAIL | | | 3 | 2009 - BME Ekologi Di Kab. Natuna (Bunguran Barat) | DETAIL | | | 4 | 2009 - BME Ekologi Di Kab. Batam (Pulau Karas) | DETAIL | | | 5 | 2009 - BME Ekologi Di Kab. Batam (Pulau Abang) | DETAIL | | | 6 | 2009 - BME Ekologi Di Kab. Nias Selatan (Pulau Hibala) | DETAIL | | | 7 | 2009 - BME Ekologi Di Kab. Nias Selatan (Teluk Dalam Dan Pulau-Pulau Batu) | DETAIL | | | 8 | 2009 - BME Ekologi Di Kab. Tapanuli Tengah (Hajoran) | DETAIL | | | 9 | 2009 - BME Ekologi Di Kab. Tapanuli Tengah (P. Poncan, P. Mansalar & Desa Sitardas) | DETAIL | | | 10 | 2009 - BME Ekologi Di Kab. Nias (Lahewa Dan Tuhemberua) | DETAIL | |
|