|
Kondisi terumbu karang dan ekosistem pesisir lainnya sangat berkaitan dengan faktor alami dan aktivitas manusia. Perubahan yang disebabkan secara alami maupun akibat kegiatan manusia perlu dibedakan. Keterkaitan antara kegiatan manusia dan ekosistem terumbu karang merupakan hal yang penting. Hal tersebut karena kondisi terumbu karang tidak hanya dipengaruhi oleh kegiatan manusia tetapi juga oleh mata pencaharian dan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di sekitarnya. Untuk melihat perubahan yang terjadi dalam skala waktu perlu dilakukan monitoring baik dari aspek ekologis maupun sosial-ekonomis, sehingga dapat diketahui kecenderungan apakah terjadi perbaikan atau sebaliknya.
Indikator keberhasilan Program COREMAP dilihat dari aspek ekologis dan sosial-ekonomi.
Beberapa criteria indikator ekologis adalah : (1) kenaikan persen tutupan karang hidup sebesar 2% per tahun;
(2) jumlah ikan kepe-kepe untuk species yang ada bertambah rata-rata 20% selama 10 tahun.
Sedangkan indikator sosial-ekonomi adalah dengan melihat pertambahan income per kapita masyarakat sebesar 2% per tahun.
| Found: 124 record(s) in 13 page(s) |
First |
< |
1 |
2 |
3 |
4 |
5 |
> |
last |
Pencarian
|
| 1 | 2011 - BME Ekologi Di Kab.Mentawai (P.Sipora dan P.Siberut) | DETAIL | | | 2 | 2011 - BME Ekologi Di Kab.Mentawai (Samukop, Bosua, Sikakap) | DETAIL | | | 3 | 2011 - BME Ekologi di Kab. Lingga (Lingga Utara) | DETAIL | | | 4 | 2010 - BME Ekologi Di Kab. Tapanuli Tengah (P. Poncan, P. Mansalar & Desa Sitardas) | DETAIL | | | 5 | 2011 - BME Ekologi Di Kab. Selayar | DETAIL | | | 6 | 2011 - BME Ekologi Di Kab.Pangkajene Kepulauan (Liukang Kalmas) | DETAIL | | | 7 | 2011 - BME Ekologi Di Kab.Pangkajene Kepulauan (Liukkang Tupabbiring) | DETAIL | | | 8 | 2010 - BME Ekologi Di Kab. Tapanuli Tengah (Hajoran) | DETAIL | | | 9 | 2010 - BME Ekologi Di Kab. Bintan (Kepulauan Tambelan) | DETAIL | | | 10 | 2010 - BME Ekologi Di Kab. Bintan (P. Mapur) | DETAIL | |
|