Login | Home | Kontak Kami | Buku Tamu
English Version   
Kebijakan
Strategi & Program

Perpustakaan
Referensi
Klipping
Proceeding
Bibliografi
Produk Coremap
Audio-Video
Photo

Metadata
Database Personal
Pelatihan
Kawasan Konservasi

Karang Batu
Karang Lunak
Sponge
Ikan Karang
Moluska
Echinodermata
Udang
Kepiting
Lamun
Rumput Laut
Mangrove

Education Series
Komik Edukasi

Baseline
Monitoring
Riset Agenda
CREEL
Konservasi Laut Daerah
Wisata Bahari

Kamus Karang
Daftar Singkatan
Panduan
Download
E-Book
 

















Anda Pengunjung ke

05889106

Sejak Mei 2007

Panduan
2009 - Panduan Petunjuk Teknis Pengawasan Perikanan Berbasis Masyarakat
07 Oktober 2010

Pengelolaan Terumbu Karang yang bertanggung jawab tidak terlepas dari aspek pemanfaatan secara lestari, sehingga diperlukan aspek pengawasan dan penegakan hukumnya. Berdasarkan hasil pembelajaran pada pelaksanaan kegiatan MCS COREMAP Phase I dengan menggunakan pendekatan teknologi maju, ternyata sistem pengawasan dengan pendekatan masyarakat ternyata lebih cocok diterapkan di Indonesia yaitu pengawasan berbasis masyarakat (Siswasmas) atau MCS (Monitoring, Controling and Surveillence)-Berbasis Masyarakat.

Pengertian Monitoring adalah kegiatan pengumpulan dan analisis data untuk menilai tingkat pemanfaatan dan kelimpahan sumber daya terumbu karang, termasuk tingkat pelanggaran dan pemanfaatan terumbu karang. Control adalah mekanisme pengaturan/pengendalian antara lain mencakup penyusunan/pemberlakukan peraturan perundang-undangan, perijinan, pembatasan alat tangkap, maupun zonasi penangkapan. Surveillance adalah kegiatan operasional dalam rangka menjamin  ditaatinya peraturan-peraturan  yang ditetapkan dalam pengelolaan terumbu karang.

Ruang Lingkup Petunjuk Teknis Pengawasan Perikanan Berbasis Masyarakat pada terumbu karang ini meliputi antara lain pemahaman tetang mekanisme pelaksanaan SISWASMAS, landasan hukum penyelenggaraan Pengawasan oleh Masyarakat dan Tidak Lanjut dari hasil pengawasan yang dilakukan oleh masyarakat tersebut.
Adapun Ruang Lingkup pengawasan yang dilakukan oleh Masyarakat antara lain melaksanakan kegiatan Pengawasan Terumbu karang di wilayahnya masing-masing, melaporkan  kepada aparat penegak hukum apabila terdapat dugaan telah terjadi Pelanggaran atau tindak pidana di bidang perikanan, serta menangkap (apabila tertangkap tangan) dan menyerahkan pelaku pelanggaran (termasuk barang buktinya) kepada Aparat Penegak Hukum.

Tujuan pedoman ditujukan bagi Masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya (stakeholders) yaitu pemerintah, pemerintah daerah, dan dunia usaha. dalam usaha pengawasan perikanan berbasis masyarakat pada terumbu karang

Source : COREMAP DKP

Attachment(s)
NoFilenameSize
1 Manual-MCS_berbasis_Masyarakat.pdf    6391214 bytes  

ARTIKEL LAINNYA

2009 - Panduan Metode Point Intercept Transect (PIT) untuk Masyarakat
2007 - Pedoman Lapangan Pemantauan Perikanan Berbasis Masyarakat
2007 - Panduan Penyusunan Materi Muatan Rancangan Peraturan Daerah Tentang Pengelolaan Terumbu Karang
2007 - Panduan Penyusunan Rencana Pengelolaan Kawasan Konservasi Laut Daerah
2007 - Inisiasi Pembentukan Masyarakat Pemerhati Terumbu Karang

<< Kembali