|

Latar Belakang Pengelolaan Berbasis Masyarakat (CBM) adalah sebuah pendekatan yang mendorong partisipasi adaptif masyarakat lokal di semua tahap pengelolaan sumber daya laut, termasuk ekosistem terumbu karang. Hal ini membayangkan bahwa melalui seperti pendekatan, masyarakat akan lebih terlibat dalam berkelanjutan penggunaan sumber daya tersebut sehingga meningkatkan kesejahteraan mereka. CBM adalah salah satu komponen kunci dari COREMAP II yang akan menentukan suksesnya pelaksanaan.
Tujuan
-
Meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan mata pencaharian alternatif;
-
Meningkatkan kapasitas masyarakat untuk secara aktif berpartisipasi dalam pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya laut dan mencegah degradasi lebih lanjut mereka;
-
Mengembangkan infrastruktur sosial dan ekonomi peluang yang berorientasi pada keberlanjutan laut dan sumber daya pesisir.
Output
-
Manajemen Terumbu Karang Draft Rencana (Proyek Pesisir / RPTK) disiapkan melalui partisipasi aktif masyarakat;
-
hak pakai Tradisional terintegrasi ke CRMPs;
-
kegiatan penangkapan ikan Merusak diberantas;
-
Masyarakat kurang mengerti akan ekosistem terumbu karang;
-
Mata Pencaharian dikembangkan oleh kelompok masyarakat berdasarkan kondisi disepakati bersama;
-
Efektif perencanaan bottom-up dilakukan oleh masyarakat dan kantor pemerintah;
|